Tuesday, June 24, 2008

Nile - Ithyphalic

words: lord of denial

Hail for this Band, Ithypallic ! Nile masih Band yang mengerikan, full of Brutal Sound as heavy as Fuck
masih mengandalkan mystical egyptian lyric..praise to hell...praise for Amon,

Di buka dengan "what can be safely writen..yang mengiris dan menyayat daging, makin nendang dengan "as He create...sedikit membius dengan "eat of the dead...gempuran Kollias memang dedicated for fans Blastology!

Huh..NO Creation Without Destruction, No Destruction Without Creation,
Highly Recomended only for Brutal Death fans....
" As He Create So He Destroooooy....."

Wednesday, January 23, 2008

strung out - blackhawk over los angeles


"blackhawks over los angeles" adalah album terbaru dari Strung Out yg dirilis pada bulan Juni 2007 lalu.
Tidak jauh berbeda dengan album sebelumnya "exile in oblivion", di album ini mereka kembali memainkan nuansa metalic skate punk, dibalut dengan beat-beat hardcore.

Yeah !! you'll find more energy, more powerful and beat up-down, ditambah dengan hormoni indah dari riff2 guitar rob ramos dan jake killey, serta double track vocal dari jason cruzz.

Album ini berisi 12 lagu ditambah dengan 2 bonus special track "more than words" dan "novella".
Dan nampaknya mereka merasa nyaman dibawah label fatwreck chords, sebuah record label dari US yang banyak melahirkan band2 punk dan HC terkenal, seperti No Use For A Name, Pulley, Sick of it all, seven second, Hi Standard, dll.

Secara keseluruhan, materi dalam album ini sangat bagus. Namun saya masih lebih menyukai album lama mereka "Suburban Teenange Wasteland Blues".

yeah!! strung out rules !!
:)

-ciplax

Wednesday, December 26, 2007

Propaghandi - Potemkin City Limits

words: Gibic

Politik!! dan terus berpolitik!! propagandhi tetap setia dengan lirik-lirik politisnya. dengan cemerlang menunjukkan jati dirinya sebagai band punk yang cerdas, vulgar, dan radikal.

di album ini, propagandhi sekaligus menampilkan skill musik mereka. ternyata mereka tidak cuma jago propaganda, tapi skill musiknya pun oke. nge-rock!! Kalo gw dengerin, ini album bisa gw bilang masuk ke genre punk rock thrash melodics dengan sentuhan prog rock . lengkap!!

Lirik-lirik politik propagandhi sangat berbau amerika. misalnya di track "America's Army (Die Jugend Marschiert)" ceritanya tentang anak-anak amerika yang dimiliki penuh oleh pemerintah. sesuatu yang agak sulit kita bayangkan di indonesia. kulturnya beda banget.

makanya kita disini cukup buat dengerin musiknya aja. seperti saya bilang tadi. propagandhi rawks!!!

Sunday, October 28, 2007

Conor Oberst

words: descond

Jika anda bukan pecinta folk dan tidak tau siapa itu Conor Oberst, tidaklah masalah. Namun jika anda mengaku pecinta fol tapi tidak tau Conor Oberst, mending ke laut aja lu!(hehe.becanda coy.aku juga blum setaun tau kok)

Oke. Setelah bertahun-tahun ia berkarya di bawah nama Bright Eyes, kini ia mengeluarkan sebuah album solo. Sebenarnya tidak ada beda yang jauh dengan Bright Eyes, pertama, Bright Eyes hanyalah sebuah nama berkarya karena ia tetap mengerjakan segalanya sendiri dengan bantuan band pengiring yang selalu berubah ketika dia akan merekam albumnya. Dan kedua, tetap pada jalur folk yang semakin menjadi-jadi saja.
Namun janganlah salah! Segala sesuatu yang dihasilkan pria ini merupakan santapan lezat bergizi bagi telinga kita.

Let’s talk about this album, shall we?
Album ini berisi 12 lagu. Dibuka dengan Cape Canaveral, Conor bernyanyi hanya dengan gitar bolong dengan indahnya. Dilanjutkan dengan Sausalito dengan tempo yang lebih cepat dan diiringi oleh band. Track selanjutnya sebenarnya ga beda jauh semua. Ada yang hanya dengan gitar akustik, ada yang band lengkap. Dan album ini ditutup juga dengan Milk Thistle yang juga hanya dengan gitar bolong. Good song, I think. Oya, ada satu lagu yang sedikit berbeda. “I don’t want to die (in a hospital)’, yang bergaya sedikit rockabilly dan sepertinya lucu juga saat kita membaca liriknya.
Ooww..setelah saya mendengarkan satu album penuh ini saya baru tau dimana bedanya dengan Bright Eyes. Di album ini rupanya Conor tidak bermain-main dengan elemen musik lain dan hanya seputar folk saja. Berbeda dengan album-album Bright Eyes yang banyak melibatkan elemen musik, bahkan sampai eletronika pernah ia jamah, Di album ini dia hanya ada drum, bass, gitar akustik, dan gitar elektrik dan sedikit piano serta sedikit string dan organ.

Bagi saya, mendengarkan album ini tidaklah perlu waktu lama untuk menyukainya. Sekali dengar, saya bisa langsung bisa menikmati seluruh album ini dan rasanya 12 lagu sangatlah kurang. Entah saya memang sudah kecanduan dengan karya-karya Conor Oberst ini atau memang album ini benar-benar bagus (saya percaya keduanya sih!). Saya sangat merekomendasikan rekaman ini untuk semua orang. Pecinta maupun bukan pecinta folk. Bisa didengarkan di segala mood dan kondisi. Trust me..you boleh cek toko sebelah…hehe..


Sounds like :
Bob Dylan

Key Track :
Semua lagu!!
Eh,kecuali valle Mistico. Ya bagaimana mau dinikmati kalo ternyata ini bukan lagu tapi cuma suara terompet kaya terompet perang jaman dahulu selama 49 detik!